
Mamuju, NuansaSulbar.com — Pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Sulawesi Barat menuai kecaman keras dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Pus (IPMAPUS) Sulawesi Barat. Organisasi ini menilai kegiatan tersebut telah mencoreng nama baik Sulbar yang dikenal dengan semboyan Malaqbi’.
Ketua IPMAPUS Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa pihaknya meminta KONI Sulawesi Barat untuk segera melakukan evaluasi dan memberikan sanksi tegas terhadap PERCASI Sulbar. Menurutnya, kegiatan berskala nasional seperti Kejurnas seharusnya menjadi momentum untuk mengharumkan nama daerah, bukan malah menciptakan citra buruk.
“Kami menilai kegiatan ini telah mencoreng nama baik Sulbar Malaqbi’. Seharusnya event nasional bisa membuat nama Sulbar semakin dikenal dengan citra positif, tapi justru yang terjadi sebaliknya,” tegas Akbar.
Ia menambahkan, kegagalan pelaksanaan Kejurnas Catur di Sulbar ini merupakan bentuk kelalaian panitia dan tanggung jawab penuh PERCASI Sulbar sebagai penyelenggara utama kegiatan.
IPMAPUS Sulbar menegaskan, apabila kepengurusan PERCASI Sulbar tidak mampu mengendalikan kegiatan dengan baik dan justru mencoreng nama daerah, maka KONI Sulbar wajib mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi menyeluruh, memberikan teguran keras, bahkan memberhentikan pengurus yang terbukti lalai.
Selain itu, IPMAPUS juga menyoroti aspek penggunaan anggaran dalam kegiatan tersebut. Jika kegiatan ini menggunakan dana APBD, maka laporan pertanggungjawaban harus jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Kami menekankan bahwa evaluasi dan teguran harus dilakukan secara serius. Jika kegiatan ini menggunakan APBD, maka laporan pertanggungjawabannya wajib transparan. Jangan sampai ada penyalahgunaan anggaran yang justru merugikan daerah dan para atlet,” tegas Akbar.
IPMAPUS Sulbar juga meminta agar hak-hak para atlet yang dirugikan segera diselesaikan. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan olahraga tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga soal tanggung jawab moral dan integritas lembaga olahraga di bawah naungan KONI.
“Kalau memang PERCASI Sulbar tidak mampu mengelola kegiatan dan malah membuat nama Sulbar tercoreng, maka mereka harus diberhentikan dan diberi sanksi. Atlet yang dirugikan juga harus mendapat haknya,” tambahnya.
IPMAPUS Sulbar berharap, insiden ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak agar ke depan Sulbar benar-benar mampu menjadi tuan rumah yang profesional, transparan, dan menjunjung tinggi nilai sejati Malaqbi’.
